Diperbarui:

Selama bertahun-tahun Luigi dikenal sebagai adik yang selalu berada di bayang-bayang Mario. Semua itu berubah ketika Nintendo merilis Luigi’s Mansion, game petualangan bertema rumah hantu yang menjadikan Luigi bintang utama. Dari satu judul eksperimental, seri ini berkembang menjadi franchise yang dicintai banyak pemain.
Luigi’s Mansion (2001): Judul Peluncuran GameCube
Luigi’s Mansion dirilis pada 2001 sebagai salah satu game peluncuran Nintendo GameCube. Ceritanya sederhana namun memikat: Luigi mendapat kabar memenangkan sebuah rumah besar, padahal ia tidak pernah ikut kontes apa pun. Saat tiba di sana, ia mendapati rumah tersebut dipenuhi hantu dan Mario menghilang.
Dibantu Profesor E. Gadd, ilmuwan eksentrik yang meneliti hantu, Luigi menggunakan penyedot hantu Poltergust 3000 untuk menangkap penghuni rumah. Pendekatan ini sangat berbeda dari game Mario pada umumnya, karena lebih menekankan eksplorasi, puzzle, dan suasana. Versi remake judul ini kemudian hadir di Nintendo 3DS pada 2018.
Luigi’s Mansion: Dark Moon (2013)
Lebih dari satu dekade kemudian, sekuelnya hadir di Nintendo 3DS dengan judul Luigi’s Mansion: Dark Moon (di beberapa wilayah dikenal sebagai Luigi’s Mansion 2). Game ini dikembangkan oleh Next Level Games, studio asal Kanada.
Alih-alih satu rumah besar, Dark Moon menghadirkan beberapa rumah di Evershade Valley dengan struktur berbasis misi. Game ini juga memperkenalkan Strobulb untuk membuat hantu terpaku sebelum ditangkap, serta mode multipemain ScareScraper. Pada 2024, versi HD Dark Moon dirilis untuk Nintendo Switch.
Luigi’s Mansion 3 (2019)
Luigi’s Mansion 3 dirilis untuk Nintendo Switch pada 2019, kembali dikembangkan oleh Next Level Games. Kali ini latar ceritanya adalah hotel mewah The Last Resort, dengan setiap lantai memiliki tema berbeda. Kehadiran Gooigi—kembaran Luigi yang terbuat dari lendir—membuka mekanisme kerja sama dan puzzle baru. Ulasan lengkapnya dapat kamu baca di review Luigi’s Mansion 3.
Elemen yang Selalu Hadir
- Profesor E. Gadd sebagai mentor dan penyedia gadget.
- Poltergust sebagai alat utama, yang terus berevolusi di setiap seri. Lihat penjelasan mekanisme Poltergust.
- King Boo sebagai antagonis yang kerap kembali.
- Humor dan rasa takut Luigi yang membuat suasana seram tetap jenaka.
Warisan Seri
Luigi’s Mansion membuktikan bahwa karakter pendukung pun bisa memimpin franchise sendiri. Kombinasi suasana horor ringan, animasi ekspresif, dan puzzle berbasis ruangan menjadikannya salah satu seri petualangan khas Nintendo yang paling mudah dikenali.



